Ternyata Bukan Amal Kita Penentu Masuk Surga, Ini Faktornya

1 min read

Janganlah tertipu setan dengan membangga-banggakan amalan kita, sungguh, sesungguhnya bukan hanya amal yang menentukan masuk surga atau nerakakah kita kelak.

Dalam sejumlah sabdanya, Rasulullah SAW menegaskan faktor penentu masuk neraka atau surga seorang hamba adalah rahmat Allah SWT.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dalam kitab Shahih Muslim menjelaskan bahwa manusia tidak bisa dimasukkan ke surga oleh amalnya. Manusia dikatakan dimasukkan ke surga jika Allah SWT memberi rahmat dan karunia kepadanya.

عن عائشة – رضي الله عنها -: أن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – قال: سدِّدوا وقارِبوا وأبشِروا؛ فإنه لا يُدخِل أحدًا الجنةَ عملُه ، قالوا: ولا أنت يا رسول الله؟ قال: ولا أنا، إلا أن يَتغمدَني اللهُ بمغفرة ورحمةوأنَّ أحبَّ الأعمالِ إلى الله أدومُها وإن قلَّ

Aisyah istri Nabi Muhammad SAW berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tujulah (kebenaran), mendekatlah dan bergembiralah bahwa sesungguhnya tidak seorang pun dari kalian yang dimasukkan surga amalnya.” Mereka bertanya, “Tidak juga Tuan, wahai Rasulullah?”

Nabi SAW menjawab, “Tidak juga aku, kecuali bila Rabb-mu melimpahkan rahmat dan karunia padaku. Dan ketahuilah bahwa amal yang paling disukai Allah adalah yang paling rutin meski sedikit.” (HR Muslim).

Dalam hadits lainnya yang disampaikan Jabir salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW juga senada dengan yang disampaikan Aisyah. Hanya rahmat Allah SWT yang dapat memasukan manusia ke surga.

عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : لَا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ ، وَلَا أَنَا ، إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ

Jabir berkata, aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Tidak seorang pun dari kalian yang dimasukkan surga oleh amalnya dan tidak juga diselamatkan dari neraka karenanya, tidak juga aku kecuali karena rahmat dari Allah.” (HR Muslim).

Meski amal tidak bisa memasukan manusia ke surga, umat Islam tetap diwajibkan melakukan amal baik sesuai perintah Allah SWT dan Rasul-Nya. Karena upaya dan perjuangan melaksanakan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya secara ikhlas bisa menjadi penyebab datangnya rahmat dan karunia Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *